Saturday, July 11
Shadow

Cara Reset Manual Motor Injeksi Yamaha

Banyak pabrikan sepeda motor yang telah menggunakan mesin dengan teknologi injeksi di setiap varian. Bisa dibilang, Honda menjadi pelopor sepeda motor dengan mesin injeksi ketika merilis varian Supra X 124 PGM FI pada akhir tahun 2007an. Pada saat itu, Honda menjadi satu-satunya pabrikan yang mengeluarkan sepeda motor dengan mesin injeksi. Mengikuti jejak kesuksesan Honda yang berhasil memberikan mesin dengan performa terbaik dan minim konsumsi bahan bakar, Yamaha pun turut mengeluarkan beberapa varian yang dibekali dengan mesin injeksi. Hingga akhirnya pada tahun 2012 dimana regulasi tentang emisi gas diperketat, baik Honda dan Yamaha mulai menggunakan mesin jenis injeksi di setiap varian yang dirilisnya.

Mesin injeksi sendiri bekerja dengan cara mengoptimalkan proses pembakaran bahan bakar, dalam hal ini baik Pertalite ataupun Pertamax. Sistem akan dilengkapi dengan ECU, yang merupakan singkatan dari Electronic Control Unit yang akan mengatur semua proses pembakaran pada mesin. Jika Anda memiliki kendaraan dengan motor injeksi, disarankan untuk menggunakan bahan bakar jenis Pertamax yang memiliki sedikit residu ataupun timbal yang terkandung di dalamnya. Timbal pada bahan bakar bisa menempel pada dinding mesin sehingga menjadi kerak yang harus sering dibersihkan guna menjaga performa mesin tetap terjaga. Jika tidak, mesin bisa karatan dan akhirnya semua komponenya harus dibongkar ulang untuk dibersihkan secara menyeluruh.

Khusus untuk motor pabrikan dari Honda, parbikan asal Jepang yang dikenal memiliki mesin irit itu ternyata tidak ada perawatan injeksi karena sudah ada pakem yang fix dari perusahaan yang menyatakan bahwa jika komponen injeksi rusak maka harus diganti dengan komponen yang baru. Berbeda dengan pabrikan Yamaha yang masih bisa dirawat dengan cara reset manual. Cara reset manual motor injeksi yamaha ini bisa dilakukan ketika kilometer pada speedometer sudah menunjukkan angka lebih dari 10.000 km dan kelipatannya. Apalagi jika Anda menggunakan bahan bakar selain Pertamax, maka harus rajin diservis agar performa motor tetap stabil untuk berkendara.

Cara reset manual motor injeksi yamaha sebenarnya tidak terlalu susah, terlebih lagi jika Anda memiliki alat yang dibutuhkan. Berikut rangkuman proses reset manual injeksi Yamaha!

Cara Reset DLC

ilustrasi (photo: pixabay.com)

Diagnosis Link Connector pada motor Yamaha biasanya terletak di dekat accu motor. Anda bisa membuka penutup DLC dan melepaskan penguncinya. Lakukan jumper pada DLC pada saat mesin berada dalam posisi mati atau stop kontak di posisi off. Jumper dilakukan dengan menghubungkan kabel coklat dan hijau atau hitam. Lalu nyalakan stop kontak ke posisi on selama 3 detik. Saat itu, cabut kabel jumper DC. Tunggu beberapa detik dan pasang jumper ke tempat semula. Jika lampu indikator Malfunction Indicator Lamp berkedip seperti lampu sein, maka proses reset bisa dikatakan sukses.

Servis Motor Injeksi Yamaha Sendiri

ilustrasi (photo: pixabay.com)

Sedangkan untuk servis motor injeksi Yamaha bisa dilakukan dengan melakukan perawatan sendiri selama memiliki alatnya. Berikut beberapa hal yang perlu dilakukan jika Anda ingin servis motor injeksi Yamaha sendiri.

  • Cek dengan FI Diagnostic Tool

Alat ini berfungsi untuk membaca kondisi motor melalui sensor yang ada di monitor. Jika ada kerusakan, maka sensor akan mendeteksi. Alat ini sangat penting karena bisa mendeteksi semua komponen secara tepat dan juga cepat.

  • Bersihkan Injektor dengan 3M Injector Cleaner

Proses selanjutnya setelah kita berhasil mendeteksi beberapa kerusakan pada komponen mesin adalah dengan membersihkan selang injektor dengan menggunakan alat khusus bernama 3M Injector Cleaner. Carian akan dimasukkan guna membersihkan nozzle injector dari kerak karbon ataupun kotoran yang menempel sebagai akibat dari pemakaian bahan bakar yang memiliki oktan rendah. Cairan akan diinjeksikan ke dalam injektor dan ruang bahan bakar saat motor dalam keadaan menyala selama kurang lebih 10 menit.

  • Tes dengan Injector Cleaner & Tester

Proses selanjutnya adalah dengan menggunakan alat Injector Cleaner & Tester yang digunakan untuk memeriksa apakah kemampuan injektor berjalan dengan baik dalam menyuplai bahan bakar di dalam sistem fuel injection. Selain itu, alat ini juga digunakan untuk membersihkan nozzle injector dari karbon ataupun kotoran yang mengendap di dalam mesin.

Sepeda motor yang menggunakan sistem injeksi memang membutuhkan sentuhan dari mekanik yang memiliki keahlian khusus, setidaknya mereka pernah mengikuti kursus mekanik motor injection. Apalagi tidak semua mekanik mampu melakukan servis pada motor injeksi, sehingga Anda harus lebih selektif dalam memilih dealer yang memiliki mekanik berkompeten.

Sedangkan jika Anda berencana untuk menambah ilmu terkait tentang motor injeksi, ada beberapa lembaga yang menyediakan kursus mekanik motor injection yang bisa diikuti untuk menambah pengetahuan di bidang otomotif, khususnya tentang motor injeksi yang memang membutuhkan perawatan kompleks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *